Selasa, 31 Januari 2017

Contoh Naskah Berita Metro TV

Pemirsa, sedikitnya obat yang dikeluarkan oleh produsen farmasi ditengarai sebagai penyebab mahalnya obat di Indonesia dibandingkan dengan di luar negeri. Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI) melakukan pertemuan dengan beberapa kalangan dunia kesehatan.
Pertemuan tersebut membahas peninjauan ulang terhadap sistem pemantauan terhadap para industri farmasi di Indonesia. Dengan kebijakan ini diharapkan harga obat generik maupun bermerek dapat terjangkau, terutama bagi keluarga miskin.
Tommy Fajar dan Yudhi Wibowo melaporkan, sebelumnya Menteri Kesehatan sudah mengeluarkan surat kepada industri farmasi. Surat tersebut berisi permintaan agar industri farmasi memberikan laporan mengenai rincian harga obat yang harus dikembalikan paling lambat tanggal 31 Januari 2005.
Untuk menurunkan harga obat, menurut Direktur Utama YPKKI, Marius Wijayarta, juga diperlukan peninjauan perundang-undangan di bidang kesehatan.
(Sumber: Metro TV, Januari 2005)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar